WAKIL BUPATI PANGANDARAN : KOMDA LANSIA, MOTIVASI LANSIA UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KESADARAN

Posted By Admin Super | 18-12-2018 10:08:44 | Daerah, Pemda, | 86 Kali dibaca

Kondangjajar. Rapat koordinasi Komisi Daerah Lanjut usia dan pemeriksaan serta pengobatan lansia Kabupaten Pangandaran diselenggarakan di Aula Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang Senin, 17 Desember 2018. Wakil Bupati Pangandaran H. Adang Hadari secara resmi membuka Rapat koordinasi KOMDA lansia. Acara dihadiri oleh Ketua Forum Pangandaran Sehat Hj. Ida Nurlaela, Para Kepala SKPD,   dan tamu undangan lainya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pangandaran menjelaskan “ada 3 (tiga) aspek mendasar yang dihadapi lansia yang harus menjadi perhatian semua pihak yaitu : Aspek biologis, yakni terjadi penurunan fisik secara drastis sehingga mempengaruhi kesehatan dan produktivitas. Aspek ekonomi terdapat penurunan dan kehilangan pendapat karena penurunan produktivitas. Aspek sosiologis, berkurangnya peran sosial ditengah-tengah kehidupan masyarakat, berkurangnya aktivitas, berpengaruh terhadap integritas dengan lingkup sekitar.”

Untuk itu, ada 6 (enam) faktor yang perlu diperhatikan dalam persiapan untuk menjadi lanjut usia yang berbahagia, yakni kesehatan emosi/fisik yang baik, pendapatan yang cukup, akomodasi sesuai, rekan/tetangga sehaluan, minat (hobi) yang mengasyikkan dan filosofi hidup yang memadai.

Sejalan dengan amanat pasal 2 peraturan mentri dalam negeri nomor 60 tahun 2008 tentang pedoman pembentukan komisi daerah lanjut usia dan pemberdayaan masyarakat dalam penanganan lanjut usia di Kabupaten/Kota dibentuk komda lansia Kabupaten/Kota yang ditetapkan dengan keputusan Bupati/Wali Kota. Berkaitan dengan hal tersebut, maka Kabupaten Pangandaran telah memiliki komda lansia yang dibentuk dengan keputusan Bupati Pangandaran nomor 050/KPTS.54-HUK/2017 tentang pembentukan komisi daerah lanjut usia Kabupaten Pangandaran.

“Pembentukan komda lansia ini, guna memfasilitasi seluruh program dan kegiatan terkait supaya kesejahteraan lansia dan merupakan wadah koordinasi antar pemerintah dan masyarakat yang bersifat non struktural dan independen dalam melaksanakan berbagai program kegiatan terkait upaya peningkatan kesejahteraan lansia serta dalam rangka meningkatkan eksistensi lansia.” Lanjut Wabup.

Selain itu, lembaga ini dibentuk dengan tujuan untuk memperluas jangkauan layanan sosial bagi lanjut usia dan penghargaan terhadap para lansia, termotivasinya lansia untuk meningkatkan kesehatan, kesadaran lansia akan pentingnya berbangsa dan bernegara serta menjalin kerjasama multisektor untuk pemberdayaan dan perlindungan lansia sehingga pada gilirannya lansia di Kabupaten Pangandaran yang tercatat pada tahun 2018 di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebanyak 61.315 orang menjadi lansia yang aktif, sehat, tangguh dan terlindungi.

Komda lansia memiliki fungsi untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program penanganan lansia Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Guna melaksanakan hal tersebut, setiap SKPD maupun kelompok masyarakat yang melaksanakan program yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan penanganan lansia dan melaporkan hasil program tersebut kepada komda lansia.

Dalam akhir sambutannya Wakil Bupati berharap “kegiatan – kegiatan lansia semakin banyak dilakukan di masyarakat dengan melibatkan lembaga swasta yang mandiri dan independen sehingga memiliki keleluasaan dalam menyusun program dan kegiatan penanganan lansia di Kabupaten Pangandaran” tutup Wabup. (Fauzi Algiffari/DKISP)

Share