8 PINTU REZEKI DI KOPDAR SE-JAWA BARAT

Posted By Admin Super | 01-10-2019 04:43:14 | Umum, Daerah, Pemda, | 353 Kali dibaca

Kabupaten Pangandaran untuk kali kedua menjadi tuan rumah Kopdar (Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah) Triwulan 3 Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, bertempat di Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran. Kamis, 26 September 2019.

Kegiatan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat H. Muhamad Ridwan Kamil, S.T., M.UD bersama Bupati dan Walikota Se-Jawa Barat ini, mengambil tema tentang Keuangan dan Pinjaman Daerah.

Hadir juga dalam kesempatan ini Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Jawa Barat Drs. H. Tetep Abdul Latif, Penjabat Sekda Jawa Barat Drs. H. Daud Achmad, M.AP, dengan narasumber Direktur Fasilitasi Data Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kemendagri RI Dr. Moch. Ardian N, Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kanwil BI Provinsi Jawa Barat Pribadi Santoso, serta Direktur Utama BJB Provinsi Jawa Barat Yudi Renaldi.

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dalam sambutannya mengatakan, “Kopdar ini menjadi hal yang sangat strategis, Jabar Juara tentu harus diawali dari Kabupaten dan Kota yang hebat atau juara, koordinasi hari ini menjadi bagian yang strategis untuk memahami pola kebijakan makro yang ditetapkan oleh Gubernur, penyampaian aspirasi di daerah sehingga menjadi "klop" dengan program Provinsi,” katanya.

“Bagi Kabupaten Pangandaran ini merupakan satu kehormatan menjadi tuan rumah, sebagai Kabupaten paling bungsu di Jawa Barat, tentu menjadi satu motivasi untuk mengejar Kabupaten dan Kota lainnya yang sudah maju agar bisa sejajar,” tambahnya.

“Pendidikan Karakter di Kabupaten Pangandaran ada 3 pendekatannya, pertama Ajengan Masuk Sekolah (AMS), kedua pengembangan tentang Kepramukaan berkaitan dengan wawasan nusantara, dan ketiga adalah Ronggeng Gunung di sekolah-sekolah, dari SD sampai dengan SMA wajib ada kesenian ronggeng gunung sebagai bentuk pengembangan kebudayaan di Pangandaran. Diakhir acara nanti kami akan menyuguhkan hiburan tarian ronggeng gunung, tarian ronggeng gunung ini dijadikan sebagai bagian dari Pendidikan Karakter,” tutup Bupati.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan, “Kopdar ini bisa menjadi momentum penyampaian aspirasi para Kepala Daerah. Mengambil tentang keuangan dan pinjaman daerah, harapan saya tentu agar para kepala daerah lebih berinovasi tanpa terpaku pada APBD. Ada 8 pintu rezeki (sumber dana) pembangunan daerah yang bisa dimanfaatkan Pemerintah Daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan, yaitu APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten dan Kota, Pinjaman Bank, CSR, Obligasi Daerah, Dana Umat, dan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) / Public Private Partnership (PPP),” katanya.

“Kelemahan Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota adalah mengerjakan proyek di akhir tahun, sehingga pergerakan ekonomi lamban atau slow. Pembangunan daerah itu tidak hanya melalui APBD, kontribusi APBD hanya 10%, kalau mengandalkan APBD butuh 30 tahun untuk membangun,” tambahnya.

Salah satu pintu rezeki (sumber dana) yaitu melalui pinjaman kepada Bank Daerah dalam hal ini Bank BJB, saat ini Bank BJB memiliki program kredit Investasi Daerah (BJB Indah) sehingga pembangunan bisa di awal tahun.

Diakhir sambutannya Gubernur Jawa Barat menutup dengan pantun khasnya.

 Saya bukan mantan Luna Maya apalagi Aura kasih

 cukup sekian dari saya Terima Kasih


Share